Warga Madura Mudik, Antrean Mengular di Suramadu

VIVA – Dua hari sebelum Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, warga Madura, Jawa Timur, mulai mudik ke kampung halaman. Itu terlihat dari meningkatnya volume kendaraan yang menyeberang lewat Jembatan Surabaya-Madura atau Suramadu. Antrean panjang terjadi di gerbang Tol Suramadu sisi Surabaya.

Mereka yang menyeberang ke Pulau Madura kebanyakan yang bekerja atau sudah bertempat tinggal di Kota Surabaya. Bagi warga Madura, tradisi pulang kampung disebut toron.

Ketika hari raya besar Islam seperti Idul Fitri, Idul Adha, dan Mauludan, sudah biasa mereka toron untuk merayakannya dengan keluarga besar di kampung halaman.

Rupanya, banyak warga Madura yang mulai toron pada H-2 Idul Fitri. Sebab itu, antrean panjang sampai sekira tiga kilometer terjadi di pintu gerbang Tol Suramadu sisi Surabaya pada Rabu siang, 13 Juni 2018.

Antrean terjadi pada ruas kendaraan roda empat. Antrean mengular sampai depan kantor Samsat, sekira tiga kilometer. “Kalau di jalur sepeda motor tidak antre, kan, tidak pakai karcis, cuma lebih ramai,” kata Dewi, warga sekitar Suramadu kepada VIVA.

Seorang pemudik motor asal Madura, Mohammad Sodik, mengatakan bahwa ia sengaja memilih toron H-2 setelah memberesi pekerjaan dan mendekati Lebaran. Sore hari ia pilih agar tidak pusing karena cuaca panas.

“Lebaran di perantauan rasanya tidak enak, makanya saya pulang kampung,” katanya kepada wartawan.

Pemudik dengan mobil, Abdul Rohman, mengatakan, Lebaran di kampung halaman adalah momen yang ditunggu-tunggu setiap tahun. “Kalau Lebaran di rumah ramai, banyak kerabat dan tetangga bermain. Teman masa kecil yang jarang ketemu, akhirnya ketemu saat Lebaran ini,” katanya.

Kepadatan lalu lintas di Suramadu diperkirakan terjadi dari Rabu atau H-2 hingga Kamis atau saat malam takbiran, 14 Juni 2018. “Kalau kemarin saya pulang di Suramadu normal-normal saja,” kata Abdul Hady, pemudik asal Sumenep yang mudik pada Selasa petang, 12 Juni 2018.

Sumber : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1045321-warga-madura-mudik-antrean-mengular-di-suramadu

Baca Juga