Tolak Bayar Makanan di Minimarket, Tiga Pemuda Ancam Pakai Sajam

Madiun – Sekelompok pemuda enggan membayar makanan di minimarket Madiun. Mereka menolak membayar makanan ringan dengan mengancam mengeluarkan celurit, saat di minimarket Jalan Letkol Sumarno.

Aksi yang terjadi sekitar pukul 04.00 Wib, Minggu (14/1/2018) bermula saat 3 pelaku membeli makanan ringan senilai Rp 17 ribu. Namun ketiganya hanya membayar Rp 6 ribu, sehingga terjadi keributan dengan petugas kasir.

“Awalnya beli jajanan ringan totalnya sekitar Rp 17 ribu hanya dibayar Rp 6 ribu. Saya rugi dong terjadi keributan malah menantang berkelahi di luar,” jelas petugas kasir minimarket Sofyan (25) kepada detikcom di lokasi.

Saat keributan berlanjut di luar toko, kata Sofyan, 2 dari 3 pelaku mengancam sambil membawa celurit dan parang panjang. Beruntung saat terjadi keributan ada salah satu anggota buser Polresta Madiun melintas dan ketiganya kabur dengan satu motor.

“Tadi untungnya ada pak polisi yang lewat, mereka langsung kabur mas. Saat kabur dikejar oleh polisi. Kalau tidak ada polisi ndak tahu gimana nasib saya,” tutur Sofyan.

Sofyan menambahkan minimarket yang tempat dirinya bekerja buka 24 jam. Saat itu dirinya sedang piket bersama kepala toko, Beni Setiawan (30).

Sementara ketiga pelaku kini berhasil diamankan Satreskrim Polresta Madiun setelah sempat terjadi kejar-kejaran dengan polisi. Diduga ketiganya di bawah pengaruh miras saat beraksi.

“Tadi sempat saya kejar muter-muter, mereka terjebak di gang buntu Jalan Arumdalu,” jelas salah satu tim buser Polresta Madiun Aiptu Budi kepada detikcom di lokasi minimarket.

Namun Budi enggan bercerita banyak tentang kronologi penangkapan tiga pelaku dengan sendirian.

“Nanti detailnya langsung ke pak kasat reskrim atau kapolres mas, ini saya masih mencari barang bukti celurit dan parang yang dibuang pelaku,” pungkasnya.
(fat/fat)

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3814023/tolak-bayar-makanan-di-minimarket-tiga-pemuda-ancam-pakai-sajam

Baca Juga