Tak Ada Pelanggaran Etik, MA: Pemeriksaan Hakim Cepi Dihentikan

TEMPO.CO, Jakarta- Mahkamah Agung tidak menemukan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh hakim Cepi Iskandar. Hakim Cepi adalah hakim yang memimpin sidang gugatan praperadilan pertama tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP), Setya Novanto dan mengabulkannya.

“Untuk itu pemeriksaan terhadap Halim Cepi harus dihentikan,” kata Kepala Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat Mahkamah Agung, Abdullah saat ditemui Tempo di Mahkamah Agung, Jakarta Pusat pada Kamis, 7 Desember 2017.

Baca: MA Tidak Temukan Pelanggaran Hakim Cepi dalam Praperadilan Setya

Cepi Iskandar sebelumnya dilaporkan Koalisi Masyarakat Antikorupsi dengan dugaan melanggar kode etik dan pedoman perilaku hukum. Laporan ini dibuat setelah ia memenangkan gugatan praperadilan Setya Novanto pada 29 September 2017.

Beberapa dugaan penyimpangan yang dicatat Koalisi mengenai hakim Cepi saat memeriksa materi praperadilan adalah bertentangan dengan KUHAP. Salah satunya, menolak alat bukti berupa rekaman yang diajukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi dalam sidang praperadilan.

Baca: KY Akan Memeriksa Hakim Cepi Terkait Praperadilan Setya Novanto

Namun hal seperti itu, kata Abdullah, bukanlah suatu pelanggaran kode etik hakim. “Mengenai alat bukti yang ditolak dalam persidangan, itu karena sudah masuk pokok perkara. Sementara sidang praperadilan hanya terkait keabsahan penetapan status tersangka saja,” kata dia.

Menurut Abdullah, sayang sekali jika alat bukti yang merupakan pokok perkara diajukan dalam sidang praperadilan. “Kalau diajukan semua, maka tidak ada alat bukti yang dapat diajukan kembali untuk menetapkan tersangka untuk yang kedua,” ujarnya.

Setelah ada putusan hakim Cepi itu, status tersangka Setya Novanto sempat gugur. Namun pada 10 November 2017, KPK kembali menetapkannya sebagai tersangka setelah memiliki bukti baru. Namun Setya pun kembali melakukan perlawanan dengan mendaftarkan gugatan praperadilan kedua. Sidang praperadilannya telah digelar tiga kali dan dijadwalkan akan kembali digelar pada Rabu, 13 Desember 2017.

Sumber : https://nasional.tempo.co/read/1040469/tak-ada-pelanggaran-etik-ma-pemeriksaan-hakim-cepi-dihentikan

Baca Juga