Sumbar miliki potensi bencana alam yang besar

Padang, (Antaranews Sumbar) – Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), dituntut siaga selama 24 jam karena potensi bencana di daerah itu besar dan bisa terjadi kapan saja.

“Potensi bencana Sumbar sangat banyak mulai dari gempa, tsunami hingga letusan gunung berapi. Kalaksa BPBD harus siap kapan saja, siang atau malam untuk menanggulangi bencana,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Kamis.

Ia menambahkan itu dalam pelantikan Kalaksa BPBD Sumbar yang baru, E. Rahman yang menggantikan pejabat sebelumnya Nasridal Patria yang digeser menjadi staf ahli gubernur.

Kepala BPBD haruslah sosok yang energik dan sehat secara jasmani sehingga bisa melaksanakan beban tugas yang sangat berat, nyaris tanpa jam kerja karena harus siap 24 jam.

BPBD Sumbar merupakan organisasi yang sudah lama memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam penanganan bencana. Segalanya mesti cepat. Jika terdengar terjadi suatu bencana maka BPBD mesti harus terjun langsung ke lapangan dan berkoordinasi dengan semua pihak seperti BPBD Kabupaten/Kota ataupun pihak lainnya seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Search and Rescue (SAR).

Tidak ada itu menunggu-nunggu. Bencana harus ditangani secepatnya karena itu orang-orang yang bertugas di instansi itu harus kuat dan ulet.

Secara kompetensi, pejabat yang dilantik harusnya telah teruji karena harus melewati serangkaian tes dalam seleksi terbuka. Namun secara manejerial di lapangan harus dibuktikan terlebih dahulu.

“Saya beri waktu enam bulan untuk menunjukkan kinerja. Setelah itu dievaluasi. Jika memang tidak sanggup, akan diganti,” kata dia.

BPBD berfungsi untuk merumuskan serta menetapkan kebijakan penanggulangan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien. Selain itu BPBD mengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Jika terjadi bencana, BPBD secara otomatis akan memimpin proses penanggulangan dengan berkoordinasi dengan semua pihak terkait.

(*)


Sumber : https://sumbar.antaranews.com/berita/226100/sumbar-miliki-potensi-bencana-alam-yang-besar

Baca Juga