Shalane Flanagan Bikin Kejutan di New York City Marathon

TEMPO.CO, Jakarta – Shalane Flanagan menjadi atlet putri pertama Amerika yang memenangi New York City Marathon dalam 40 tahun terakhir. Ia mampu mengakhiri dominasi atlet Kenya, termasuk Mary Keitany yang pernah jaura tiga kali, pada Minggu waktu setempat.

Adapun gelar di nomor putra direbut atlet Kenya, Geoffrey Kamworor, yang mengungguli Wilson Kipsang.

Flanagan, yang belum pernah memenangi marathon utama, mencatat waktu dua jam 26 menit dan 53 detik. Kemenangan ini cukup mengesankan karena dicapai dalam usia 36 tahun dan di lomba marathon terakhirnya.

Adapun Mary Keitany berada di posisi kedua dengan waktu 2:27:54, disusul pelari Ethiopia Mamitu Daska di tempat ketiga dengan 2:28:08.

“Ini moment yang saya impikan sejak kecil,” kata Flanagan. “Ini menjadi pekan berat untuk warga New York dan bagi negara kami dan saya berfikir tentang hadiah apa yang lebih baik yang bisa membuat orang Amerika hari ini tersenyum.”

Flanagan, peraih medali perak Olimpiade 2008 di nomor 10.000 meter, mengakhiri torehan buruk Amerika di loma marathon bergengsi ini. Atlet putri Amerika sudah tidak pernah menang lagi di New York sejak Miki Gorman meraih gelar kedua pada 1997.

Sejumlah pemenang lomba lari New York City Marathon Wilson Kipsang asal Kenya, Geoffrey Kamworor asal Kenya dan Lelisa Desisa asal Ethiopia, berpose dekat garis finish di New York, 5 Novmber 2017. AP

Baca Juga