Sang Singa Masih Ingin Buru ‘Kijang’ Sebelum Tantang Ahong

VIVA – Penampilan juara kelas welter One Pride Mixed Martial Arts, Rudy Gunawan, dalam Fight Night 14, Sabtu 4 November 2017, sungguh memukau. Hanya dalam tempo 15 detik, Ahong mampu membuat lawannya, Zuli Silawanto, terkapar lewat hook mautnya.

Kemenangan atas Zuli membuat Ahong semakin berjaya di kelas welter. Selain berhasil mempertahankan sabuk, Ahong memperpanjang catatan tak terkalahkan. Sudah delapan laga dilewati Ahong dengan kemenangan.

Namun, Ahong tak bisa bersantai-santai. Sebab, sudah ada lawan tangguh yang bisa mengganggu kenyamanan Ahong di tahtanya.

Dia adalah petarung Lions MMA, Theodorus Ginting. Sudah dua laga yang dilewati Theo. Semuanya diakhiri dengan kemenangan.

Penampilan Theo pun menjanjikan. Salah satunya ketika dia menghadapi mantan juara kelas ringan, Ngabdi Mulyadi. Tendangan Theo saat itu mendarat telak ke wajah Ngabdi dan membuat sang lawan terkapar.

Namun, Theo mengaku enggan terburu-buru untuk menantang Ahong. The Lion (julukannya) merasa setidaknya ada satu pertandingan lagi yang harus dilewati untuk bisa menantang Ahong.

“Saya masih melatih teknik dan gerakan. Tunggu dulu setelah ini. Saya masih perlu kijang lagi untuk diburu,” kata Theo kepada VIVA.

Theo menyatakan sebenarnya sempat kesulitan saat menghadapi Ngabdi. Tenaga Ngabdi membuat Theo kewalahan.

“Saya sangat berhati-hati saat menghadapinya. Dia hebat, staminanya luar biasa,” terang Theo. (one)

 

Baca Juga