Saat Jokowi Tolak Ibu-ibu yang Minta Bantuan Modal

VIVA – Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri sejumlah agenda dalam kunjungan kerja yang dilakukan sehari penuh di Banten, Rabu, 14 Maret 2018. Mantan Gubernur DKI itu bertolak dari Istana Bogor, Jawa Barat, pada 07.00 WIB.

Pada 10.00 WIB, Jokowi telah tiba di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, lokasi agenda pertama. Jokowi yang bersarung disambut KH Maruf Amin yang merupakan pimpinan pondok pesantren. Jokowi dijadwalkan meluncurkan Bank Wakaf Mikro (BWM), program ekonomi keumatan yang dilaksanakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Berdasarkan agenda resmi kepresidenan, Jokowi selanjutnya dijadwalkan menyerahkan sejumlah program bantuan sosial pemerintah, yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bansos Pangan Rastra. Acara penyerahan itu akan dilaksanakan siang nanti di Kota Serang. Sorenya, Jokowi juga akan kembali membagi-bagikan sertifikat tanah di Kota Serang. Jokowi dijadwalkan tiba kembali di Istana Bogor sebelum malam.

Dalam sesi dialog, Jokowi sempat menolak permintaan bantuan dari Bahiya, seorang ibu yang merupakan nasabah Bank Wakaf Mikro di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Kabupaten Serang, Banten. Bahiya meminta Jokowi secara pribadi memberinya tambahan modal untuk usahanya.

“Kira-kira kalau minta tambahan modal, dapat enggak dari bapak?” ujar Bahiya, Rabu, 14 Maret 2018.

Permintaan spontan Bahiya disambut gelak tawa dari Jokowi, juga hadirin. Jokowi mengaku heran Bahiya malah meminta tambahan modal dari dirinya saat pemerintah menggencarkan pendirian BWM yang merupakan mekanisme penggerak ekonomi di pondok pesantren.

“Kok minta tambahan modal dari saya, bagaimana ini?” ujar Jokowi.

Jokowi menerangkan, BWM yang pendiriannya didukung Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menyimpan banyak dana yang berasal dari wakaf, juga sumbangan. Ada mekanisme yang bisa ditempuh supaya warga bisa meminjam uang untuk keperluan mengembangkan usaha.

“Ibu-ibu, disiapkan Bank Wakaf Mikro oleh pemerintah. Ini digunakan lah sebaik-baiknya,” ujar Jokowi.

Jokowi berharap keberadaan BWM menggenjot ekonomi di tingkatan paling bawah. BWM juga akan semakin mempermudah pemberian pinjaman jika warga, termasuk Bahiya, mampu memanfaatkan dana awal yang mereka pinjam untuk membuat usahanya semakin berkembang.

“Yang kita harapkan itu (usaha warga berkembang). Jangan ingin tambahan minta dari presiden,” ujar Jokowi.

Sumber : https://www.viva.co.id/berita/nasional/1016218-saat-jokowi-tolak-ibu-ibu-yang-minta-bantuan-modal

Baca Juga