Polisi Masih Segel Rumah Guru Tari Jaranan yang Cabuli 10 Anak

Trenggalek – Rumah tersangka HM (41) di Kecamatan Gandusari, Trenggalek yang diduga digunakan untuk melakukan tindak asusila terhadap 10 anak di bawah umur masih disegel oleh pihak berwajib.

Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Sumi Andana mengatakan penutupan sementara lokasi kejadian dilakukan karena proses penyidikan kasus masih berlangsung.


“Jadi dalam kasus ini TKP masih status quo, mengingat beberapa anak-anak yang menjadi korban masih belum kami lakkukan pemeriksaan. Kemudian ada korban yang belum melapor,” kata Sumi, Selasa (17/4/2018).

Tersangka diketahui hanya tinggal sendiri bersama anaknya, sedangkan sang istri bekerja di Malaysia sebagai Tenaga Kerja Wanita (TKW) sejak tujuh bulan terakhir. Anak tersangka kini diamankan di rumah keluarga terdekat.


Berdasarkan pantauan detikcom, hingga saat ini garis polisi masih terpasang di bagian depan rumah tersangka, sedangkan kunci rumah juga dibawa pihak kepolisian.

Pemilik rumah maupun warga lain pun dilarang untuk masuk dan mengubah kondisi di dalam rumah tersebut.


“Karena tidak menutup kemungkinan kami akan melakukan penggeledahan lanjutan di rumah tersebut, tergantung nanti pemeriksaannya bagaimana,” jelas Andana.

Perwira pertama ini menambahkan, saat ini tersangka HM telah ditetapkan menjadi tersangka dan ditahan di Polres Trenggalek sejak semalam. Tersangka juga telah menjalani pemeriksaan secara maraton oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).


(lll/lll)
Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3976317/polisi-masih-segel-rumah-guru-tari-jaranan-yang-cabuli-10-anak

Baca Juga