Petang Megang Dibatalkan, Warga Tetap Padati Sungai Siak

PEKANBARU (CAKAPLAH) РSetelah  Pemerintah Kota (Pemko) membatalkan pelaksanaan acara tradisi Petang Megang, masyarakat tetap antusias untuk datang ke Jembatan Siak Siak, Rabu (16/5/2018).

Pantauan di lokasi, meski tidak ada agenda Petang Megang yang dilaksanakan pada sore hari menjelang memasuki 1 Ramadan seperti tahun-tahun sebelumnya, namun masih terlihat anak-anak yang mandi di Sungai Siak dengan cara melompat dari jembatan Siak I dan banyaknya warga yang berada di sekitaran sungai siak.

Nadin warga Senapelan mengatakan dirinya sudah sejak siang hari mengetahui jika gelaran tradisi petang megang dibatalkan oleh Pemko Pekanbaru karena adanya aksi teror di Mapolda Riau.

“Karena sudah trasidisi setiap tahunnya sehari sebelum ramadan jadi tak adapun petang megang, ya kami tetap ke sini. Apalagi rumah pun tidak terlalu jauh,” kata Nadin yang terlihat sedang bersama teman-temannya.

Meski mengaku cemas dengan aksi yang dilakukan para pelaku teroris, namun ia bersama rekan-rekannya selalu waspada jika melihat ada hal-hal yang dinilai janggal dan mencurigakan.

Tidak hanya Nadin, Wanda warga yang ditemui di lokasi mengaku kecewa karena tidak bisa melihat acara petang megang di tahun ini.
“Kecewa itu pasti. Tapi ini kan musibah yang tidak bisa dihindari dan menyangkut dengan nyawa manusia banyak,” pungkasnya.

Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: [email protected]


Sumber : https://www.cakaplah.com/berita/baca/2018/05/16/petang-megang-dibatalkan-warga-tetap-padati-sungai-siak/

Baca Juga