Permak Wajah agar Cantik tapi Hasil Sebaliknya, Ini Sebabnya

TEMPO.CO, Jakarta – Para perempuan yang ingin mendapatkan bentuk wajah ideal dengan metode penyuntikan filler diminta lebih berhati-hati, jangan sampai berlebihan sehingga mengganggu kecantikan wajah. Lanny Juniarti, pendiri dan presdir Miracle Aesthetic Clinic Group, mengatakan saat ini mulai banyak terjadi kasus facial overfilled syndrome atau perubahan kondisi wajah seseorang yang terlalu berlebihan menerima suntikan filler.

“Sindrom ini membuat wajah terlihat tidak ideal, tidak proporsional, dan tidak natural,” katanya, Kamis, 13 September 2018.

Artikel terkait:
Rahasia Utama Kecantikan Wajah Wanita Korea
Fitur Wajah Idaman Perempuan Indonesia
2 Kunci Utama Agar Kulit Wajah Sehat dan Cantik
Merawat Kulit Leher Sama Pentingnya dengan Wajah

Menurut Lanny, salah satu sindrom jenis ini yang paling banyak terjadi adalah kasus wajah bantal, yakni terlalu banyaknya cairan filler yang diinjeksikan pada area pipi sehingga tampak lebih menonjol dan terlihat tembam.

Ia menyebut sindrom ini banyak terjadi di berbagai negara dan kini sudah mulai banyak dialami wanita Indonesia, bahkan juga menimpa sejumlah selebritas. Menurutnya, tren mengubah bentuk wajah memang kian diminati wanita seiring dengan perkembangan teknologi, termasuk era digital yang membuat seseorang ingin selalu eksis di media sosial.

Lanny mengingatkan bahwa tujuan dari membentuk ulang wajah adalah membuat wajah lebih tirus, ideal, proporsional, dan harmonis sehingga secara visual tampak lebih menarik. Namun, jika berlebihan akan terjadi sebaliknya, membuat karakter wajah berubah dan bahkan seperti menjadi orang lain.

Dia mengatakan para dokter kecantikan di klinik Miracle bisa menolak kemauan pelanggan jika menginginkan injeksi berlebihan karena dalam pembentukan wajah klinik ini berpatokan agar wajah selaras, berimbang, dan simetris.

Lanny menuturkan dalam melakukan pembentukan wajah harus diketahui jenis perawatan mana yang tepat untuk setiap karakter wajah.

“Penting untuk diperhatikan agar tampilan wajah menjadi proporsional, tetapi tetap terlihat alami. Tanpa memperhitungkan rasio-rasio kecantikan dalam ilmu estetika dan memperhatikan karakter wajah seseorang, hasil face reshapping akan tampak tidak alami,” tuturnya.

Sumber : https://cantik.tempo.co/read/1126321/permak-wajah-agar-cantik-tapi-hasil-sebaliknya-ini-sebabnya

Baca Juga