Pasca-ledakan, Tri Rismaharini Atur Lalu Lintas Kota Surabaya, Undang Simpatik Masyarakat

TRIBUN-MEDAN.COM – Sejak ledakan di tiga Gereja, Kota Surabaya masuk dalam status siaga satu aksi teror. Bahkan pagi ini, Senin (14/5/2018) sekitar pukul 08.50 WIB, ledakan kembali terjadi di Mapolrestabes Surabaya.

Dari rekaman CCTV yang beredar di media sosial, pengendara sepeda motor yang diduga pelaku diperiksa personel polisi di pintu masuk Mapolrestabes Surabaya.

Tak lama, ledakan keras terjadi. Puing bangunan pos jaga terlihat berserakan dan beberapa personel polisi tergeletak.

Informasi yang didapatkan TribunJatim.com, ada korban terluka di lokasi kejadian yaitu penjaga parkir dan polisi di pos penjaga.

Namun, sampai saat ini belum dapat dipastikan lantaran media dan warga ditegaskan untuk menjauh sekitar radius 200 meter dari lokasi kejadian.

Rekaman CCTVRekaman CCTV (YouTube)

Baca: Rekaman CCTV Ledakan di Mapolrestabes Surabaya, Beberapa Personel Polisi Bergeletakan

Di sisi lain, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini beraktivitas luar ruangan. Ia memilih mengatur lalu lintas di jalan Kembang Jepun Surabaya.

Aksi ini seolah memberikan pesan kepada masyarakat Surabaya, bahwa tak ada yang perlu ditakutkan di kota tersebut.

Dilansir dari live facebook akun Tribun Jatim, Tri Risma terlihat menggunakan pengeras suara. Ia meminta agar pengendara tak memperlambat laju, sehingga tak terjadi kemacetan.

Aksi Tri Risma ini mencuri perhatian banyak orang. Beberapa warganet juga kagum dengan kepemimpinan Tri Risma.

Simak video Tri Risma mengatur lalu lintas;

Sumber : http://medan.tribunnews.com/2018/05/14/pasca-ledakan-tri-rismaharini-atur-lalu-lintas-kota-surabaya-undang-simpatik-masyarakat

Baca Juga