Minat Menjadi Relawan Saat Traveling Bertambah

TEMPO.CO, Jakarta – Menjadi relawan saat traveling dapat menjadi salah satu alternatif menikmati keindahan destinasi wisata sekaligus berkomunikasi dengan penduduk setempat. Perjalanan dengan tujuan sosial ini ternyata mulai menarik perhatian traveler untuk membagikan sedikit keterampilan maupun pengetahuannya dengan sesama yang membutuhkan. Baca: Tip Hitchhikking, Jalan-jalan Gratis Tanpa Ongkos Transportasi

Basur Kiran, pemiliki portal travel Outdoor World, menyatakan terdapat peningkatan traveler yang mendaftar untuk menjadi relawan. Setidaknya ada sekitar 10 sampai 12 orang mendaftarkan dirinya dalam program Outdoor World di Banavasi, India. Selain menawarkan keindahan alam Yana Caves dan Gudavi Bird Sanctuary, traveler dapat menjadi relawan untuk membacakan cerita dalam beberapa sesi pada siswa kurang mampu atau memberikan donasi kepada komunitas edukasi setempat.

“Konsep ini (menjadi relawan saat traveling) sudah terkenal di wilayah Barat. Di India, masih dalam proses untuk mencapai seperti itu. Kenyataannya, kami menemukan banyak orang asing mendaftarkan diri untuk menjadi relawan,” kata Basur. Baca: Butuh Visa untuk Liburan? Simak 4 Kunci Sukses Mendapatkannya

Tak hanya dapat berbagi ilmu dalam kelas, para traveler juga dapat membagikan keterampilannya di luar kelas. Suneeth SR, pemilik agen tur Adventure Junkies, mengatakan bahwa para relawan dapat mengajar para siswa untuk memiliki keterampilan dalam olahraga petualangan seperti berselancar atau sekedar ber-snorkling.

Di Indonesia, terdapat berbagai organisasi yang menawarkan program traveling sembari menjadi relawan ini. Coba akses situs web Indorelawan.org yang memiliki banyak pilihan wadah berbagi. Baca: Es Papi Orange Float Menantang Popularitas Es Kepal Milo

Terdapat salah satu organisasi dalam Indorelawan yang mengajak traveler untuk menjadi relawan guru di pelosok Indonesia, 1000guru. Organisasi tersebut memiliki program “Traveling & Teaching”. Program tersebut sudah dijalankan oleh 36 regional di Indonesia, termasuk Jakarta. Umumnya, program tersebut diadakan setiap bulan dan memakan waktu tiga hari (Jumat-Minggu). Pemilihan waktu disesuaikan dengan tenaga relawan yang memiliki kesibukan di hari biasa.

NEW INDIA EXPRESS | SERIBU GURU | AUDREY ANGELICA LOHO

Sumber : https://travel.tempo.co/read/1089307/minat-menjadi-relawan-saat-traveling-bertambah

Baca Juga