Meramaikan Bukit Menoreh, 2 Kampung Teh Hadir di Yogyakarta

TEMPO.CO, Kulon Progo – Ini kabar bagus bagi penggemar minuman teh. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengembangkan Dusun Tritis dan Nglinggo, Desa Ngargosari, Samigaluh, menjadi kampung teh untuk tujuan wisata.

Diharapkan, penetapan sebagai Kampung Teh itu akan mendukung percepatan pengembangan objek wisata Bukit Menoreh dan menggerakkan ekonomi masyarakat.

Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulon Progo Widi Astuti mengatakan di dua dusun tersebut, setiap kepala keluarga memiliki kebun teh. Selama ini produknya dijual langsung kepada wisatawan yang berkunjung. “Nantinya, kampung teh akan dikembangkan melalui paket-paket wisata,” kata dia di Kulon Progo, Kamis, 11/1

Beberapa paket wisata yang disiapkan, natara lain, memetik teh, sangria, hingga menyedu teh secara tradional.  Diharapkan, paket wisata itu mampu mengangkat potensi teh yang ada di Samigaluh. “Dan kehidupan ekonomi masyarakat bisa tumbuh baik.”

Saat ini, luas lahan teh di kawasan Bukit Menoreh seluas 136 hektare. Pada 2013, lahan perkebunan teh di Kecamatan Girimulyo dan Samigaluh hanya 55 hektare. Tetapi seiring perkembangan wisata kebun teh dan membaiknya harga pucuk teh, petani akan membenahi tegakan teh.

Pengembangan kampung teh ini digawangi tiga organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Dinas Pertanian dan Pangan guna percepatan progam Bedah Menoreh berbasis agrowisata.

ANTARA

Berita lain:

Melihat Uniknya Komodo Betina Mengerami Telur di Pulau Rinca

Sumber : https://travel.tempo.co/read/1049659/meramaikan-bukit-menoreh-2-kampung-teh-hadir-di-yogyakarta

Baca Juga