Kunjungi Bapenda dan Dispora, Bupati Kampar Ingin Terobosan Baru

BANGKINANG (CAKAPLAH) – Untuk mewujudkan Kabupaten Kampar yang lebih maju, Bupati Kampar H Azis Zaenal ingin pekerja inti di setiap satuan kerja dari kepala seksi (Kasi) sampai ke kepala dinas (Kadis) harus memiliki trobosan yang bagus.

Hal tersebut ditegaskan Bupati Kampar H Azis Zaenal didampingi Wakil Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto dan Sekda Kampar Yusri saat melakukan diskusi singkat dalam kunjungan kerja dengan para pejabat di Kantor¬† Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Kampar di Bangkinang, Jum’at (12/1/2018).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Kampar mengumpulkan seluruh pejabat di Bapenda mulai dari Kadis, sekretaris, kepala bidang (Kabid) dan kepala seksi (Kasi).

Kadis, sekretaris serta para Kabid langsung satu-persatu dimintai keterangan terkait tugas pokok masing-masing, sejauh mana pelaksanaan serta apa terobosan yang bagus dalam suatu bidang atau organisasi perangkat daerah (OPD) tersebut.

Bupati dalam pertemuan di Bapenda Kampar juga menyinggung soal pendapatan asli daerah (PAD). Ia mengungkapkan bahwa Kampar memiliki PAD yang luar biasa. Bupati mempertanyakan kenaikan PAD tak signifikan setiap tahun.

“Sejauh ini ke mana uang itu perginya, kesempatan untuk meningkatkan PAD ada kenapa kita tidak manfaatkan dengan baik, dengan demikian berarti kita belum optimal sebagai pelaksana dalam hal peningkatan PAD dari hasil pajak,” kata Azis.

Oleh sebab itu Azis mengajak mulai sekarang seluruh staf dan pejabat mengubah pola pikir dengan mengeluarkan ide-ide cemerlang untuk membangun. “Supaya negeri kita ini juga bisa berobah,” tegas Azis.

Di kantor Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kampar, Azis mengharapkan setiap setiap pejabat eselon melakukan terobosan yang bagus, jangan hanya menerima disposisi dari atasan.
Ia minta seluruh pejabat termasuk staf rajin turun langsung ke daerah, membuat terobosan, perencanaan sesuai dengan rasio daerah dan dilaksanaan dengan baik serta bisa dipertanggung jawabkan.

“Sebagai contoh, sekolah yang ada di Kecamatan Kampar Kiri Hulu dengan jumlah murid 70 orang, guru THL 3 orang serta satu orang kepala sekolah merangkap sebagai guru yang hanya berpangkat golongan II a,” beber Azis.

Ia juga mempertanyakan bagaimana nasib 70 orang murid tersebut sementara saat ini jumlah guru PNS tingkat SMP di Kabupaten Kampar lebih kurang 5570 orang, SMA 1157 orang dan guru berstatus THL 1833 orang.

Untuk saran dan pemberian informasi kepada CAKAPLAH, silakan kontak ke email: [email protected]


Sumber : https://www.cakaplah.com/berita/baca/2018/01/13/kunjungi-bapenda-dan-dispora-bupati-kampar-ingin-terobosan-baru/

Baca Juga