Kontra Kasino, Ahong Ingin Kukuhkan Status Raja KO

VIVA – Sudah dua kali, juara kelas welter, Rudy Gunawan alias Ahong, menghantam KO lawannya dalam tempo singkat. Para petarung yang dihantam Ahong, tak sembarangan reputasinya.

Korban pertama adalah petarung Han Academy, Angga. Dalam duel final di turnamen kelas welter, 13 Mei 2017 lalu, publik dikejutkan dengan akhir dari pertarungan yang begitu cepat. Ahong menang hanya dalam tempo 19 detik.

Petarung lain yang jadi korban keganasan Ahong adalah Zuli Silawanto. Di awal, banyak yang memprediksi Zuli akan menyulitkan Ahong.

Bukan tanpa alasan, Zuli sudah tahu seluk beluk kekuatan Ahong. Tapi, kenyataan bicara sebaliknya.

Duel belum berlangsung semenit, Ahong sudah menang. Lagi-lagi, hook telaknya bersarang ke rahang Zuli. Seketika, Zuli terkapar.

Petarung Kiody Camp, Christian Kasino, menjadi ujian selanjutnya bagi Ahong. Sama dengan Angga, Kasino punya kemampuan striking yang luar biasa.

Namun, tenaga Kasino jauh lebih besar. Terbukti, dia kerap menang cepat atas lawan-lawannya.

Catatan tersebut tak bikin Ahong ciut. Ditegaskan petarung Bantar Angin itu, adu striking melawan Kasino siap diladeninya.

“Saya mau sabet status raja KO. Submission? Striking saja deh mainnya,” tegas Ahong.

“Lawan yang sudah rasakan pukulan saya, masih teringat bagaimana  Jadi, siap-siap saja terima pukulan yang katanya standar,” lanjut dia. (one)

Sumber : https://www.viva.co.id/sport/onepride/1014742-kontra-kasino-ahong-ingin-kukuhkan-status-raja-ko

Baca Juga