Kisah Tukang Parkir Ikut Audisi One Pride, Berujung Pahit

VIVA – Audisi One Pride Mixed Martial telah menyedot perhatian banyak kalangan. Dari petarung murni, hingga yang coba-coba beradu nasib dalam audisi di Mahaka Square, Kelapa Gading, kemarin, Minggu 6 Mei 2018.

Dari sekian banyak peserta, Febriansyah cukup menarik perhatian. Pemuda asal Lampung tersebut mengaku ikut audisi One Pride, demi mengubah nasibnya, yang sehari-harinya bekerja sebagai tukang parkir.

Febriansyah menyatakan, ikut audisi One Pride agar bisa menjadi petarung profesional. Memperbaiki taraf hidup, sudah tentu jadi ambisi besar Febriansyah.

Bermodal kemampuan silat dan prestasinya sebagai runner up di kejuaraan silat pelajar tingkat provinsi, Febriansyah cukup yakin ikut dalam audisi One Pride.

“Modal saya silat. Pernah jadi juara runner up tingkat provinsi. Memang, dari dulu pengen coba. Tetapi, baru bisa sekarang bisa ikut audisi. Saya juga tahunya, sudah mepet. Makanya, saya langsung ke sini,” kata Febri kepada VIVA.

“Saya kerja di tempat parkir di Mangga Dua. Bagi saya, One Pride MMA bisa jadi mata pencaharian. Saya yakin,” lanjutnya.

Namun, kenyataan bicara sebaliknya. Febriansyah dinyatakan tak lolos ke ajang One Pride.

Sumber : https://www.viva.co.id/sport/onepride/1033816-kisah-tukang-parkir-ikut-audisi-one-pride-berujung-pahit

Baca Juga