Ini yang Didapat Bripka Sub’han Lantaran Gemar Berbagi Kotak Amal

Blitar – Bripka Mohammad Sub’han (36) punya cara sendiri menularkan virus berbagi pada sesama, utamanya anak yatim piatu. Dengan membuat kotak amal dan meletakkannya di toko, cara ini membuahkan hasil positif.

“Saya tidak sekedar menitip kotak amal itu di toko. Tapi sebelumnya, pemilik toko saya ajak sharing tentang ilmunya rezeki yang barokah. Ya dengan bersedekah itu, sebelum membuka toko. Alhamdulillah mereka yang saya titipi kotak amal kok merasakan sendiri manfaatnya sedekah,” kata Bripka Sub’han ditemui detikcom di rumahnya, Jalan Kelud 123 Kepanjenlor, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Senin (11/12/2017).

Pernah suatu saat Sub’han mau menitipkan kotak amal ke seorang teman pengusaha rental mobil. Namun oleh sang teman langsung ditolak.

“Lalu saya tanya, apa mobilnya yang disewa pernah hilang. Dijawab pernah. Lalu saya tantang, mau tidak ada yang jamin keamanan mobilnya. Antusias langsung dijawab mau. Saya bilang, hartamu akan dijamin Allah, asal kamu yakin dengan barokah sedekah. Tiap mobilmu berangkat, isi kotak amal ini,” tutur pria yang bertugas di Polsek Srengat ini.

Singkat cerita, sang pengusaha rental mobil malah ketagihan bersedekah. Usahanya juga berkembang pesat. Dalam tiga tahun, dia berhasil mempunyai 4 usaha rental di lokasi berbeda.

Sub’han mengawali membuat kotak amal ini sejak masih duduk di bangku SMA. Tidak seperti anak muda pada zamannya, Sub’han banyak menghabiskan masa mudanya dengan mengaji dan diskusi dengan para ulama.

Bripka Mohammad Sub'han mengajar ngaji/Bripka Mohammad Sub’han mengajar ngaji/ Foto: Istimewa

“Tahun 2001 saya mulai bikin 14 kotak amal. Soalnya kalau saya lihat anak yatim piatu bawa map cari sumbangan itu kok gak ada ajinya (Terlihat tidak berharga),” ungkap bapak tiga putra ini.

Kebiasaannya membuat kotak amal itu sempat terhenti sejak dia diterima sebagai anggota Polri tahun 2002 dan berdinas di Surabaya. Namun saat 2009 dipindahkan ke Blitar, Sub’han kembali tergugah hatinya saat tahu kotak amal sebuah masjid di Kota Blitar hanya berisi Rp 1,5 juta setiap tahun.

“Ya Allah rek, kota sebesar ini, penduduknya sebanyak ini kotak amalnya untuk yatim piatu cuma berisi Rp 1,5 juta. Saya nangis melihatnya, sejak itu saya beli 40 kotak amal pakai uang gajian saya, lalu saya taruh di toko-toko di Kota Blitar, Dawuhan sama Kauman Srengat dekat kantor saya di sana,” paparnya.

Berkat kuasa Allah, lanjut dia, dalam setahun yang yang terkumpul dari kotak-kotak amal itu bisa mencapai sekitar 50 juta tiap tahunnya.

“Saya sendiri yang mengambil dari toko-toko itu. Tapi sampai sekarang saya belum pernah membaginya ke anak yatim piatu. Semua uang langsung saya berikan ke takmir masing-masing masjid di tiga wilayah itu, biar mereka yang membaginya,” ucap pria yang selalu menyempatkan mengajar ngaji di masjid belakang rumahnya tiap waktu senggang.

Sementara Kebiasaan positif Sub’han mendatangkan penghargaan. Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs Moechgiyarto, memberikan penghargaan kepada 8 Bhabinkamtibmas berprestasi dari polres eks-Polwil Kediri. Satu di antaranya adalah Sub’han. Penghargaan diserahkan di Pendopo Ronggohadinegoro Kabupaten Blitar, Sabtu (9/12).
(fat/fat)

Sumber : https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-3764031/ini-yang-didapat-bripka-subhan-lantaran-gemar-berbagi-kotak-amal

Baca Juga