Idap Kelainan Mental, Penumpang Sandera Pramugari dengan Pulpen

China – Penerbangan maskapai Air China terpaksa mendarat darurat gara-gara insiden penyanderaan seorang pramugari oleh penumpang. Otoritas sipil menyebut penumpang pria itu menyandera pramugari dengan pulpen. Ada-ada saja!

Dilansir The Independent, Senin (16/4/2018), seluruh penumpang dan kru penerbangan Beijing 1350 itu turun dari pesawat dengan selamat setibanya di Kota Zhengzhou setelah insiden yang disebut pihak otoritas sebagai ‘gangguan ilegal’.

Dalam pernyataan singkat di situsnya, Aministrasi Penerbangan Sipil China mengatakan seorang penumpang laki-laki menggunakan pulpen untuk menawan pramugari ‘di bawah tekanan’.


Kepolisian China mengatakan investigasi awal menemukan penumpang berusia 41 tahun itu, yang diidentifikasi dengan nama belakang Xu, memiliki sejarah ‘kelainan mental’. Pernyataan itu menyebutkan jika Xu menderita gangguan psikologis ‘tiba-tiba’ ketika dia menarik pramugari tersebut.

Dalam pernyataannya, Bandara Zhengzhou menyatakan segera mengambil tindakan darurat, dan mengatakan bahwa para penumpang dalam kondisi mood yang stabil dan bandara beroperasi secara normal.


The Beijing News mengatakan dalam mikroblog Weibo, seorang penumpang dijelaskan terbangun akibat teriakan yang datang dari bagian depan pesawat dan ‘tidak ada yang tahu apa yang terjadi’.

Media The Xiaoxiang Morning Heerald mengutip pernyataan penumpang bahwa gangguan itu terjadi di kabin kelas bisnis, tapi tirai pembatas antara kelas ekonomi dan bisnis tertutup rapat.


Penumpang wanita itu menatap ke jendela dan melihat banyak mobil polisi, ambulans, dan pemadam kebakaran parkir di dekat pesawat ketika mendarat di bandara Zhengzhou, tulis koran itu di halaman Weibonya. Penumpang mendeskripsikan melihat personel bersenjata memakai seragam kamuflase berkumpul dalam dua-tiga baris.

Penerbangan China itu berangkat dari Changsa, Ibu Kota bagian selatan Provinsi Hunan, sekitar pukul 08.40 waktu setempat, dan dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Beijing sekitar pukul 11.00 waktu setempat. Namun pesawat itu mendarat darurat di Bandara Internasional Zhengzhou Xinsheng, di Provinsi Hunan, pukul 09.58 waktu setempat.

Air China mengatakan pesawat tersebut mendarat darurat karena alasan keamanan publik, dan polisi serta otoritas penerbangan sipil telah menangani situasi tersebut.

(ams/ita)

Sumber : https://news.detik.com/internasional/d-3974301/idap-kelainan-mental-penumpang-sandera-pramugari-dengan-pulpen

Baca Juga