Harga Jadi USD 12.000, CEO Bitcoin Samakan dengan Emas dan Akik

TEMPO.CO, Jakarta -CEO Bitcoin Indonesia Oscar Darmawan menilai sebaiknya orang-orang yang tertarik membeli Bitcoin memperlakukan mata uang digital tersebut sebagai barang investasi. “Seperti emas atau batu akik saja,” ujarnya melalui pesan singkat kepada Tempo, Kamis, 7 Desember 2017.

Bitcoin adalah mata uang virtual yang digunakan untuk pembayaran. Bitcoin disebut juga mata uang kripto yang merupakan alat pembayaran digital. Harga Bitcoin terus mengalami peningkatan dalam beberapa hari ini.

Oscar menilai Bitcoin ini dapat dijadikan sebagai barang investasi. Menurut dia, mata uang digital ini dapat diambil keuntungannya dari jual beli seperti barang pada umumnya. “Kalau lagi murah ya dibeli, kalau lagi tinggi ya dijual. Dinikmati saja profit dari jual belinya,” ucapnya.

Oscar berpendapat untuk transaksi sendiri di Indonesia wajib menggunakan mata uang Rupiah. Sebab, kata dia, di Indonesia hanya menerima transaksi dalam rupiah. “USD, SGD, EURO, Bitcoin, Cryptocurrency apapun itu illegal dijadikan alat pembayaran di Indonesia,” katanya. “Saya selalu mendukung Bank Indonesia, mendukung penuh transaksi harus dalam Rupiah.”

Harga Bitcoin pada hari ini tercatat menembus US$ 14.200 pada pukul 13.20 WIB. Sebelumnya, 6 Desember 2017, harga Bitcoin menembus US$12.000 atau setara dengan Rp 162 juta (Rp 13.500 per dolar AS). Berarti terjadi kenaikan sebesar 2.000 US$ dari kemarin sampai hari ini.

Memulai tahun 2017 ini dengan nilai hanya kurang US$ 1.000 per token, popularitas Bitcoin melonjak dan menembus US$ 5.000 pada Oktober. Pada Rabu, 29 November 2017, Bitcoin berhasil menembus level lima digit yang dinanti-nanti di US$ 10.000.

Sumber : https://bisnis.tempo.co/read/1040297/harga-jadi-usd-12-000-ceo-bitcoin-samakan-dengan-emas-dan-akik

Baca Juga