Dalam Waktu Dekat Seluruh Maskapai Indonesia Bisa Mendarat di Eropa dan Amerika

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA —  Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan berusaha agar seluruh penerbangan Indonesia bisa mendarat di Eropa.

Ini setelah meningkatnya prestasi keselamatan penerbangan berdasarkan penilaian Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO)

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso menjelaskan selama 10 tahun ini, ada penerbangan Indonesia yang diblokir (banned) oleh negara-negara di Eropa.

Maka selama delapan bulan kedepan diharapkan pemerintah dapat meyakinkan negara di benua Eropa untuk membuka kembali perizinan tersebut.

“Kita tahu selama 10 tahun ini Indonesia menderita banned dari Eropa, next 8 bulan kami akan berupaya sekuat tenaga melepas baned yang diderita indonesia 10 tahun ini,” ungkap Agus saat ditemui di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Kamis (7/12/2017).

Baca: Kementerian Koperasi UKM Ingatkan Pengusaha Kuliner Punya Hak Cipta

Selain eropa, Agus juga berharap maskapai Indonesia bisa mendarat di Amerika Serikat, dan jangka panjangnya di seluruh negara di dunia.

“Kita harap baik ke AS maupun eropa berarti seluruh dunia kita bisa terbang bebas,” ucap Agus.

Apabila pemblokiran tersebut dicabut, kerjasama penerbangan Indonesia diharapkan semakin membaik dan dapat meningkatkan perekonomian dari sektor aviasi.

“Maka diharapkan networking dari penerbangan lebih kuat lagi, kemudian ekonomi dibangkitkan dari kepercayaan dunia,” pungkas Agus.

Sebagai informasi, berdasarkan penilaian ICAO,  keselamatan penerbangan Indonesia meraih nilai 81,15 persen.

Raihan tersebut melambung di atas rata-rata efektivitas implementasi negara-negara lain di dunia yang 62 persen.

Nilai tersebut akhirnya menghantarkan keselamatan penerbangan Indonesia ke peringkat 55 dunia, meningkat jauh dibandingkan tahun 2016 yang berada di posisi 151.

Sumber : http://www.tribunnews.com/bisnis/2017/12/08/dalam-waktu-dekat-seluruh-maskapai-indonesia-bisa-mendarat-di-eropa-dan-amerika

Baca Juga