Biro Umrah di Kalsel Keberatan dengan Rekam Biometrik

IHRAM.CO.ID, BANJARMASIN — Sejumlah biro perjalanan atau perusahaan penyelenggara ibadah haji dan umrah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempersoalkan Visa Facillitating Services (VFS) atau rekam biometrik. Mereka mendatangi Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) provinsi setempat di Jalan di Panjaitan, Banjarmasin, Rabu (3/10).

“Memang biaya VFS masih relatif kecil, tetapi kalau diakumulasikan dengan biaya visa bagi yang pernah melaksanakan umrah beberapa kali, keseluruhan menjadi besar,” ujar Ketua Forum Komunikasi Biro Perjalanan Haji dan Umrah Kalsel Saridi Sarimin.

Kedatangan para penyelenggara perjalanan haji dan umrah tersebut melalui Kemenag provinsi setempat menolak VFS dengan pelaksananya Tasheel, sebuah perusahaan swasta dari Arab Saudi. Mereka menilai hal ini menambah berat beban bagi mereka yang mau berumrah.

Biro perjalanan haji dan umrah di Kalsel berharap Kedutaan Besar Arab Saudi di Indonesia membatalkan ketentuan itu. Ketika menerima Forum Biro Perjalanan Haji dan Umrah tersebut, Kepala Seksi Urusan Umrah Kemenag Kalsel Zainal Arifin memaklumi aspirasi terkait persoalan yang mereka sampaikan dalam aksi damai itu.

Dia berjanji akan menindaklanjuti atau menyampaikan aspirasi terkait persoalan VFS tersebut kepada pihak berwenang tingkat pemerintah pusat. “Namun kita berharap, kaum Muslim Kalsel yang tersebar pada 13 kabupaten/kota tidak surut/berkurang yang melaksanakan ibadah umrah karena persoalan VFS. Tetapi justru semakin meningkat,” kata Zainal.

Ribuan warga Kalsel melaksanakan ibadah umrah tiap tahun. Sedangkan penyelenggara perjalanan umrah ada sekitar 43 agen/biro, yang berdiri sendiri, cabang atau bekerja sama dengan travel dari luar daerah.

Baca juga: Jamaah Umrah Datangi Kedubes Saudi Tolak Rekam Biometrik


Sumber : https://www.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/18/10/03/pg0xtw366-biro-umrah-di-kalsel-keberatan-dengan-rekam-biometrik

Baca Juga